EKSPRES GORONTALO

Cepat, Tepat, Ekspres Tanpa Stres!

Bentrok Antar Pelajar di Gorontalo: Tawuran Pelajar SMAN 3 vs SMKN 3 Lukai Dua Remaja

Aksi tawuran pelajar kembali mencoreng dunia pendidikan di Gorontalo. Bentrokan yang melibatkan siswa dari Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Gorontalo dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Gorontalo pecah pada Jumat (25/04/2025) sore, sekitar pukul 16.00 WITA, di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Kota Gorontalo. Akibat tawuran pelajar ini, dua orang remaja dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Informasi mengenai tawuran pelajar ini dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat Gorontalo. Pihak kepolisian dari Polsek Kota Tengah segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga yang resah dengan aksi brutal para pelajar tersebut.

Kapolsek Kota Tengah, Kompol Agus Salim, membenarkan adanya tawuran yang melibatkan siswa dari dua sekolah berbeda di wilayah hukumnya. Pihaknya menjelaskan bahwa saat petugas tiba di lokasi, sebagian besar pelajar yang terlibat tawuran sudah membubarkan diri. Namun, petugas berhasil mengamankan beberapa siswa yang diduga sebagai provokator dan menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam rakitan dan batu.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya aksi tawuran pelajar ini. Kami telah mengamankan beberapa siswa untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait penyebab dan kronologi kejadian. Dua orang pelajar dari masing-masing sekolah mengalami luka-luka akibat terkena lemparan batu dan benda tumpul lainnya,” ujar Kompol Agus Salim saat memberikan keterangan pers di Mapolsek Kota Tengah, Sabtu (26/04/2025) pagi.

Kedua pelajar yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Aloei Saboe Kota Gorontalo untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi keduanya dilaporkan stabil namun masih memerlukan observasi lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah menghubungi pihak sekolah dan orang tua dari para siswa yang terlibat tawuran pelajar ini.

Penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap motif di balik aksi tawuran pelajar ini. Dugaan sementara, tawuran dipicu oleh masalah perselisihan antar kelompok siswa dari kedua sekolah yang sudah berlangsung lama. Polisi juga akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Gorontalo untuk mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Kompol Agus Salim mengimbau kepada pihak sekolah dan orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap perilaku siswa di luar jam sekolah. Pihaknya juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan pembinaan mental bagi para pelajar agar tidak mudah terprovokasi dan terlibat dalam tindakan kekerasan seperti tawuran pelajar. Polsek Kota Tengah akan terus melakukan patroli rutin di sekitar sekolah dan tempat-tempat yang rawan terjadinya aksi kenakalan remaja.

Bentrok Antar Pelajar di Gorontalo: Tawuran Pelajar SMAN 3 vs SMKN 3 Lukai Dua Remaja
Kembali ke Atas