EKSPRES GORONTALO

Cepat, Tepat, Ekspres Tanpa Stres!

Gorontalo Berduka, 3 Mahasiswa KKN Tewas Terseret Sungai

Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan masyarakat Gorontalo. Tiga mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban musibah terseret arus Sungai Bolango yang deras. Peristiwa tragis ini terjadi di Desa Ayula, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo dan sontak menimbulkan keprihatinan mendalam.

Insiden nahas ini terjadi pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 16.00 Wita ketika sekelompok 10 mahasiswa KKN dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sedang melakukan aktivitas di sekitar sungai. Diduga kuat, hujan deras di wilayah hulu menyebabkan peningkatan volume air dan arus sungai menjadi sangat kuat secara tiba-tiba, menyeret para mahasiswa yang berada di dekatnya.

Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Gorontalo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango, TNI-Polri, serta dibantu oleh masyarakat setempat segera melakukan operasi pencarian intensif di sepanjang aliran Sungai Bolango. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir tepi sungai dan melakukan penyelaman di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi korban terseret.

Tiga Nyawa Tak Tertolong, Proses Evakuasi Dilakukan

Setelah beberapa waktu melakukan pencarian, tim SAR berhasil menemukan tiga orang mahasiswa dalam kondisi meninggal dunia. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi sungai yang masih berbahaya. Identitas lengkap para korban adalah Tiara (21), Ulfa (21), dan Irsad (21). Kabar duka ini tentu menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi keluarga korban, pihak Universitas Negeri Gorontalo, dan seluruh masyarakat Gorontalo. Sementara tujuh mahasiswa lainnya selamat.

Peringatan akan Bahaya Aktivitas di Sungai Saat Musim Hujan

Tragedi ini menjadi pengingat yang sangat penting akan bahaya beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat musim hujan atau ketika ada potensi peningkatan volume air secara tiba-tiba. Pihak berwenang mengimbau kepada masyarakat, khususnya para mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan di lapangan, untuk selalu berhati-hati dan memantau kondisi cuaca serta peringatan dini dari pihak terkait.

Keluarga besar Universitas Negeri Gorontalo dan masyarakat Gorontalo berduka atas kehilangan ini. Semoga amal ibadah para korban diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Gorontalo Berduka, 3 Mahasiswa KKN Tewas Terseret Sungai
Kembali ke Atas