Sebuah korban tewas dilaporkan dalam insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di wilayah Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo. Kecelakaan tragis yang terjadi pada Sabtu pagi, 19 April 2025, sekitar pukul 06.30 WITA ini diduga disebabkan oleh rem truk yang mengalami blong, mengakibatkan kendaraan hilang kendali dan menabrak pohon di tepi jalan.
Informasi awal dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo yang segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga menyebutkan bahwa korban tewas adalah sopir truk nahas tersebut. Identitas korban tewas diketahui bernama Indra Maulana (38), warga Kota Gorontalo. Saat kejadian, truk BBM dengan nomor polisi DG #### XX melaju dari arah Kota Gorontalo menuju arah Sulawesi Tengah.
Kepala Satlantas Polres Gorontalo, AKP Andika Pratama, S.I.K., M.H., yang dikonfirmasi di lokasi kejadian membenarkan adanya insiden kecelakaan yang menyebabkan satu korban tewas. “Kami menduga kuat penyebab kecelakaan ini adalah rem blong pada truk BBM. Sopir diduga tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak pohon di sisi jalan. Akibat benturan keras tersebut, sopir mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar AKP Andika Pratama.
Lebih lanjut, AKP Andika Pratama menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan lokasi kecelakaan. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak Pertamina terkait muatan truk BBM tersebut dan potensi risiko yang ditimbulkan. Jenazah korban tewas telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloei Saboe Kota Gorontalo untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Insiden truk BBM rem blong yang menyebabkan satu korban tewas ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian terkait kondisi kendaraan angkutan barang, terutama yang membawa muatan berbahaya. Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum beroperasi dan memastikan semua fungsi kendaraan, terutama sistem pengereman, berfungsi dengan baik. Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara dan pemeriksaan kendaraan secara berkala demi menghindari terjadinya kejadian serupa yang dapat merenggut nyawa.
