Langkah-langkah budidaya jagung hibrida di Provinsi Gorontalo terus digalakkan guna memperkuat posisi daerah ini sebagai lumbung pangan jagung nasional yang sangat produktif. Petani dibekali pemahaman mengenai pemilihan benih hibrida unggul yang memiliki daya tahan tinggi terhadap serangan hama bulai dan kekeringan. Pengolahan lahan kering dilakukan dengan cara pembajakan tanah serta pemberian kapur pertanian guna menetralkan tingkat keasaman tanah sebelum menanam benih. Keteraturan dalam mengatur jarak tanam menggunakan tali panduan sangat menentukan kerapatan populasi tanaman serta kemudahan pemeliharaan lapangan.
Penanaman benih jagung terlaksana pada awal musim hujan agar ketersediaan air untuk proses perkecambahan benih dapat terpenuhi secara alami dan cukup. Pemberian pupuk dasar berupa kombinasi pupuk nitrogen, fosfat, dan kalium dilakukan saat tanaman memasuki usia dua minggu setelah tanam. Petani dianjurkan melakukan penyiangan rumput liar secara rutin agar tidak terjadi persaingan perebutan nutrisi tanah antara gulma dan tanaman utama. Pemandian atau pembumbunan tanah di sekitar pangkal batang jagung dilakukan guna memperkokoh berdirinya pohon agar tidak mudah roboh terhempas angin kencang.
Pengawasan terhadap serangan hama ulat grayak dilakukan secara intensif menggunakan metode pengendalian hama terpadu yang aman bagi lingkungan sekitar kebun. Petani mengutamakan penggunaan insektisida hayati serta pemanfaatan musuh alami untuk menekan populasi ulat pengganggu tanpa merusak kualitas tanah. Pengairan buatan diberikan pada fase pembentukan bunga dan pengisian bulir jagung apabila pasokan air hujan mulai berkurang di lapangan. Ketersediaan air yang cukup pada fase kritis ini sangat menentukan kerapatan serta kepenuhan bulir jagung yang dihasilkan saat panen.
Proses pemanenan dari hasil budidaya jagung ini terlaksana setelah klobot jagung mengering sempurna dan timbul bintik hitam pada pangkal biji jagung. Petani menggunakan alat pemipil jagung mekanis untuk mempercepat proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya secara bersih dan efisien. Penjemuran biji jagung dilakukan di atas lantai jemur khusus hingga kadar air mencapai empat belas persen agar aman disimpan di dalam gudang tanpa membusuk. Biji jagung kering berkualitas ini kemudian siap tersalurkan menuju pabrik pakan ternak atau diekspor ke luar negeri.
Dukungan pemerintah melalui ketersediaan pupuk bersubsidi dan kepastian harga pembelian pemerintah sangat membantu menjaga semangat kerja para petani Gorontalo. Akses permodalan melalui kredit usaha rakyat makin mempermudah petani dalam memperluas areal tanam jagung mereka setiap musimnya. Pendampingan dari petugas penyuluh lapangan secara konsisten memberikan solusi cepat bagi setiap kendala teknis yang dihadapi petani di kebun. Melalui pelaksanaan budidaya jagung yang terstruktur dan terencana, Gorontalo siap mempertahankan kontribusi besarnya bagi ketahanan pangan nasional.
