Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Gorontalo meningkatkan pengawasan intensif terhadap area perkebunan kelapa sawit dan jagung warga guna memitigasi risiko timbulnya kebakaran lahan saat kemarau. Pelaksanaan pemantauan titik panas dilakukan secara digital mengintegrasikan data pemetaan satelit iklim BMKG dengan aplikasi pemantau lapangan yang dipegang oleh para petugas penyuluh perkebunan. Kenaikan suhu tanah abnormal pada area perkebunan dapat terdeteksi secara instan lengkap dengan titik koordinat lokasi pasti di layar monitor pusat kendali.
Tim satgas karhutla daerah langsung diterjunkan ke lokasi perkebunan saat sistem memberikan sinyal peringatan dini kenaikan suhu tanah guna melakukan pembasahan darurat. Melalui pemantauan titik panas yang ketat ini, setiap potensi percikan api sekecil apa pun dari sampah daun kering dapat dipadamkan secara cepat sebelum menjalar luas ke area hutan lindung. Imbauan tertulis dan teguran tegas diberikan kepada para pemilik lahan yang masih berupaya membersihkan semak belukar dengan metode pembakaran ilegal yang berbahaya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo merangkul para pengusaha perkebunan swasta untuk melengkapi area perkebunan mereka dengan fasilitas tandon air penampungan dan sarana pemadam api mandiri. Keberhasilan pemantauan titik panas terpadu ini terbukti sukses menahan munculnya bencana kabut asap di wilayah Gorontalo sehingga udara tetap bersih dan segar bagi pernapasan warga. Aktivitas perekonomian warga di kawasan pedesaan dan kegiatan sekolah anak-anak dapat berlangsung dengan aman tanpa hambatan polusi udara.
Masyarakat petani di Gorontalo mendukung penuh langkah proaktif pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam memantau dan mengamankan kawasan perkebunan mereka dari bahaya kebakaran lahan. Warga kini makin paham bahwa kebakaran lahan tidak hanya merusak tanaman perkebunan yang menjadi mata pencaharian mereka tetapi juga merusak kesuburan tanah untuk jangka panjang. Kesadaran untuk saling mengawasi dan melaporkan aktivitas pembakaran semak di desa makin kuat tumbuh di tengah masyarakat.
Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan teknologi pemantauan satelit daerah serta menambah jumlah armada mobil pemadam tangki penjelajah medan sulit di kawasan perkebunan. Pelatihan penanganan kebakaran lahan bagi kelompok masyarakat peduli api di tingkat desa akan terus ditingkatkan secara berkala. Gorontalo siap menjadi provinsi di Pulau Sulawesi yang bebas bencana kabut asap melalui pengawasan karhutla yang profesional, modern, dan tangguh.
