EKSPRES GORONTALO

Cepat, Tepat, Ekspres Tanpa Stres!

Polemik Relokasi Pedagang Non-Ikan di PPI Gorontalo: Keluhan Biaya Retribusi Jadi Penghalang

Polemik Rencana relokasi pedagang non-ikan yang saat ini berjualan di kawasan Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Kota Gorontalo menuju Pasar Sentral menuai penolakan dari para pedagang. Alasan utama penolakan ini adalah kekhawatiran akan tingginya biaya retribusi yang dikenakan di Pasar Sentral, yang dinilai memberatkan kelangsungan usaha mereka. Situasi ini menimbulkan polemik dan membutuhkan solusi yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.

Pemerintah Kota Gorontalo berencana merelokasi para pedagang non-ikan dari PPI dengan tujuan untuk menata kawasan pelabuhan agar lebih fokus pada aktivitas perikanan. Selain itu, relokasi diharapkan dapat menghidupkan kembali Pasar Sentral dan menciptakan pusat perdagangan yang lebih terorganisir. Namun, rencana ini terbentur pada keberatan para pedagang yang merasa biaya retribusi di Pasar Sentral tidak sebanding dengan potensi pendapatan mereka.

Para pedagang non-ikan, yang umumnya menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, kuliner, dan jasa pendukung lainnya di sekitar PPI, mengaku telah memiliki pelanggan setia di lokasi saat ini. Mereka khawatir relokasi ke Pasar Sentral akan menghilangkan basis pelanggan mereka dan memaksa mereka bersaing dengan pedagang lain yang sudah lebih dulu mapan di sana. Kekhawatiran utama mereka adalah biaya retribusi yang dianggap lebih tinggi dibandingkan dengan biaya operasional mereka saat ini di kawasan PPI.

Mahalnya biaya retribusi di Pasar Sentral menjadi poin krusial dalam penolakan ini. Para pedagang berpendapat bahwa dengan modal usaha yang terbatas dan margin keuntungan yang tipis, beban biaya retribusi yang tinggi akan menggerus pendapatan mereka secara signifikan. Mereka mempertanyakan transparansi dan dasar perhitungan biaya retribusi tersebut, serta meminta adanya peninjauan kembali agar lebih terjangkau bagi pedagang kecil.

Pemerintah Kota Gorontalo perlu mendengarkan secara seksama aspirasi dan keluhan para pedagang. Dialog yang konstruktif antara pemerintah, perwakilan pedagang, dan pihak terkait lainnya menjadi sangat penting untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan. Opsi-opsi seperti penyesuaian tarif retribusi, pemberian subsidi awal, atau penyediaan fasilitas yang memadai di Pasar Sentral perlu dipertimbangkan untuk meringankan beban para pedagang.

Polemik Relokasi Pedagang Non-Ikan di PPI Gorontalo: Keluhan Biaya Retribusi Jadi Penghalang
Kembali ke Atas