Provinsi Gorontalo terus memperkuat fondasi ekonominya melalui optimalisasi komoditas perkebunan yang menjadi jati diri daerah tersebut sejak lama. Sebagai salah satu daerah penghasil kelapa terbesar di Sulawesi, saat ini pemerintah provinsi tengah melakukan langkah nyata di mana Gorontalo Genjot Produksi Kelapa guna meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan petani. Perubahan strategi ini ditandai dengan beralihnya fokus dari penjualan kelapa butiran mentah menuju industri pengolahan yang lebih beragam. Melimpahnya ketersediaan bahan baku menjadi modal utama bagi Gorontalo untuk bersaing di pasar global dengan produk-produk turunan kelapa yang memiliki nilai jual tinggi.
Salah satu produk yang kini menjadi primadona baru adalah arang aktif yang dihasilkan dari tempurung kelapa berkualitas tinggi. Dalam upaya Genjot Produksi Kelapa, masyarakat kini diajarkan untuk tidak lagi membuang limbah tempurung, melainkan mengolahnya menjadi bahan baku industri kimia dan farmasi dunia. Permintaan arang aktif dari negara-negara maju seperti Korea Selatan dan Jepang terus meningkat karena fungsinya yang vital sebagai filter air dan pemurni udara. Transformasi limbah menjadi emas hitam ini terbukti mampu memberikan penghasilan tambahan yang signifikan bagi keluarga petani kelapa di pelosok desa.
Selain arang aktif, sektor tradisional seperti produksi kopra juga tetap diperhatikan dengan sentuhan teknologi pengeringan yang lebih modern. Saat Gorontalo Genjot Produksi Kelapa, pemerintah memberikan bantuan berupa mesin pengering (dryer) agar kopra yang dihasilkan memiliki kadar air rendah dan bebas dari jamur aflatoksin. Kualitas kopra yang premium sangat dicari oleh industri minyak goreng dan kosmetik nasional maupun internasional. Dengan standarisasi yang lebih baik, posisi tawar petani Gorontalo di hadapan para pembeli besar menjadi lebih kuat, sehingga harga di tingkat petani dapat terjaga pada level yang sangat menguntungkan.
Dukungan kebijakan juga menyasar pada peremajaan kebun kelapa yang sudah memasuki usia tua. Melalui program nyata saat Gorontalo Genjot Produksi Kelapa, ribuan bibit varietas unggul genjah dan dalam dibagikan secara gratis kepada kelompok tani. Bibit-bibit ini dipilih karena memiliki ketahanan terhadap hama serta masa tunggu panen yang lebih singkat. Pemerintah juga mendorong investasi di sektor pabrik santan dan minyak kelapa murni (VCO) agar seluruh rantai nilai kelapa dapat diselesaikan di dalam wilayah Gorontalo. Hal ini bertujuan untuk menciptakan kemandirian industri dan memastikan nilai tambah produk tetap dinikmati oleh masyarakat lokal.
