EKSPRES GORONTALO

Cepat, Tepat, Ekspres Tanpa Stres!

Terungkap! Kedok Pemuda Teroris Ramah di Gorontalo, Aparat Amankan Sejumlah Barang Bukti

Aparat kepolisian Detasemen Khusus 88 Antiteror kembali berhasil mengungkap jaringan terorisme di Indonesia. Kali ini, seorang pemuda teroris yang dikenal ramah oleh warga sekitar berhasil diamankan di sebuah desa di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo. Penangkapan yang dilakukan pada Selasa dini hari, 22 April 2025, sekitar pukul 03.00 WITA, ini mengejutkan banyak pihak yang mengenal pelaku sebagai sosok yang baik dan mudah bergaul.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Rian Maulana (24 tahun) selama ini dikenal aktif dalam kegiatan masyarakat dan memiliki citra sebagai pemuda teroris yang tidak mencurigakan. Namun, penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Densus 88 selama beberapa waktu terakhir berhasil mengungkap keterlibatannya dalam kelompok terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terafiliasi dengan ISIS. Rian diduga kuat berperan aktif dalam perekrutan anggota baru dan perencanaan aksi teror di wilayah Gorontalo dan sekitarnya.

Dalam operasi penangkapan yang berlangsung senyap tersebut, tim Densus 88 berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari kediaman pemuda teroris tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain adalah beberapa unit telepon genggam yang berisi percakapan terkait rencana teror, sejumlah buku dan dokumen propaganda kelompok radikal, serta beberapa вещество kimia yang diduga akan digunakan untuk pembuatan bom. Penangkapan Rian ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan beberapa anggota jaringan teroris lainnya di wilayah Sulawesi Tengah beberapa waktu sebelumnya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Mabes Polri, Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan, dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa pagi, 22 April 2025, membenarkan adanya penangkapan seorang pemuda teroris di Gorontalo. “Kami terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan terorisme di seluruh wilayah Indonesia. Penangkapan RM di Gorontalo ini adalah bukti komitmen Polri dalam memberantas terorisme hingga ke akar-akarnya. Yang bersangkutan dikenal ramah oleh masyarakat, namun berdasarkan penyelidikan mendalam, ia terlibat aktif dalam jaringan JAD,” jelas Brigjen Pol. Ahmad Ramadhan. Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman terorisme dan segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Proses penyelidikan terhadap jaringan teroris di Gorontalo ini masih terus berlanjut.

Terungkap! Kedok Pemuda Teroris Ramah di Gorontalo, Aparat Amankan Sejumlah Barang Bukti
Kembali ke Atas