Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan sikap tegas menjelang Muktamar. Mereka menyatakan dukungan penuh kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum, Mardiono.
Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap isu-isu perpecahan yang sempat menerpa internal partai di beberapa daerah lain. Sulut berkomitmen untuk menjaga persatuan kader di semua tingkatan.
Keputusan ini diambil melalui rapat koordinasi wilayah yang dihadiri oleh seluruh Ketua DPC se-Sulut. Kesepakatan bulat ini menjadi bukti nyata keseriusan dalam berorganisasi.
Soliditas DPW PPP Sulawesi Utara diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia. Mereka ingin menunjukkan bahwa partai siap menghadapi agenda politik ke depan dengan kekuatan penuh.
Ketua DPW menegaskan bahwa dukungan ini didasarkan pada keberhasilan Plt Ketua Umum dalam memimpin partai melewati tantangan politik. Kinerjanya dinilai berhasil menjaga eksistensi partai.
Adanya Soliditas DPW ini memastikan bahwa suara dari Sulawesi Utara akan menjadi satu kesatuan yang kuat dalam Muktamar mendatang. Ini akan memperkuat posisi Mardiono di forum tertinggi partai.
Langkah ini juga sekaligus menepis segala spekulasi yang menyebutkan adanya faksi-faksi tandingan di tingkat provinsi. Soliditas DPW adalah kunci keberhasilan organisasi politik.
Pengamat politik lokal menilai bahwa kesatuan di tubuh PPP Sulut ini akan sangat menguntungkan. Ini memungkinkan mereka untuk fokus pada strategi pemenangan Pemilu berikutnya.
Dengan menjamin Soliditas DPW, PPP Sulut kini dapat lebih berkonsentrasi pada program-program kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kader siap turun langsung ke basis massa.
Dukungan penuh yang diberikan oleh PPP Sulawesi Utara ini diharapkan dapat memperlancar jalannya Muktamar X. Tujuannya adalah menghasilkan kepemimpinan dan program kerja terbaik untuk masa depan partai.
